bersama-sama belajar dan menimba ilmu by: komputer87@gmail.com & chery_andistya@yahoo.com
Selasa, 02 Desember 2008
Pengertian Kecerdasan Buatan AI :
2. Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari perancangan sistem komputer yang inteligent, yaitu suatu sistem yang meperlihatkan karakteristik yang ada pada tingkah laku manusia, seperti mengerti suatu bahasa, mempelajari,mempertimbangkan dan memecahkan suatu masalah.
3. Suatu studi bagaimana membuat komputer dapat mengerjakan sesuatu, yang pada saat ini, orang dapat mengerjakan lebih baik
4. Bidang ilmu komputer yang memungkinkannya untuk memahami, bernalar dan bertindak.
Minggu, 30 November 2008
Tips untuk mempercepat akses Internet
Saat anda browsing atau membuka suatu website di internet entah dari warung internet ataupun dari rumah, mungkin anda sering mengeluh akan lambatnya akses untuk menampilkan website tersebut. Padahal akses internet di Indonesia sekarang ini masih terhitung mahal. Sebenarnya ada cara-cara mudah untuk meningkatkan kecepatan akses internat anda tanpa harus membayar biaya lebih mahal. Beberapa diantaranya adalah dengan menyetting browser kita,
Untuk menerapkan trik-trik tersebut sangat mudah. Cara pertama yaitu menyetting browser dapat dilakukan oleh pengguna Internet Explorer dan Mozilla Firefox. Bagi pengguna Internet Explorer klik menu [Tools] [Internet Option], klik tab [General]. Pada opsi "Temperory Internet files", klik [Settings] lalu Geser slider-nya. Hal itu untuk membuat cache (lokasi penyimpanan sementara) untuk web yang anda buka, sebaliknya disediakan sekitar 5% dari Hard disk.
Bagi pengguna Mozilla Firefox anda dapat mengetikkan "about:config" pada address bar,. setelah itu ubah "network.http.pipelining" dan "network.http.proxy pipelining" menjadi "true", serta isi "network.http.pipelining.maxrequests" antara 30 –100 ( semakin besar semakin cepat ). Yang terakhir klik kanan dimana saja dan pilih New->Integer , tuliskan "nglayout.initialpaint.delay" lalu isi dengan 0.
Untuk trik kedua, pertama anda harus mendaftar di www.openDNS.com . Setelah itu masuk ke Control Panel dari start menu, pilih network connections lalu pilih koneksi anda dan klik tombol properties. Pada bagian Internet protokol anda bisa pilih TCP/IP dan klik properties. Masukkan angka 208.67.222.222 dan 208.67.220.220 pada opsi DNS dan restart komputer anda.
Setelah melakukan 2 tips di atas sekarang anda pasti akan mendapat kecepatan akses yang lebih kencang. Bagi yang masih belum puas dengan kecepatan aksesnya sekarang dapat menggunakan trik yang ke tiga yaitu Google Web Accelerator. Google Web Accelerator di desain khusus untuk mempercepat akses internet anda, khususnya anda yang menggunakan koneksi broadband (pita lebar) seperti Cable dan DSL. Untuk anda yang menggunakan koneksi lain seperti Dial-up (Telkomnet Instant atau Speedy) maupun satelit atau wave, Google Web Accelerator juga dapat mempercepat aksesnya.
Untuk memakai Google Web Accelerator anda harus memenuhi kriteria antara lain Operating System anda harus Windows XP atau Windows 2000 dan browser anda harus Internet Explorer 5.5+ atau Mozilla Firefox 1.0+. Kalau untuk browser lainnya sebenarnya juga bisa, tetapi anda harus meng-konfigurasi proxy settings dari browser anda dengan menambah 127.0.0.1:9100 pada HTTP. Setelah anda melakukan instalasi, Google Web Accelerator akan menampilkan icon kecil di atas browser anda dan icon tray di pojok bawah layar komputer. Anda dapat mengunduh Google Web Accelerator di http://webaccelerator.google.com .
sumber: telkompeedy.com
Conventional RPC
Remote Procedure Call:
- Sebuah proses dalam PC lokal memanggil procedure proses di PC lain
Cara Kerja :
1. Client memanggil procedure lokal (client stub) secara normal. Client Stub=actual remote
procedure
2. Client stub membuat network message yang berisi nama procedure dan parameternya dan
memanggil OS lokal
3. OS client mengirim message ke OS remote
4. Remote OS memberikan message ke Server stub
5. Server stub mengambil nama procedure dan parameternya dari dalam message. Server
stub memanggil procedure dari proses server
6. Server mengeksekusi procedure dan memberikan hasilnya ke server stub
7. Server stub memasukkan hasil ke dalam message dan memanggil OS server
8. OS server mengirimkan message ke OS client
9. OS client memberikan message ke client stub
10. Client stub membaca hasilnya dan memberikannya ke proses client
cara kerja Asynchronous RPC
1. Klien menyampaikan Async RPC panggil. Mengontrol kembali susup klien. Susup bebas
untuk berlanjut dengan pekerjaan lain.
2. RPC runtime mengirimkan permintaan ke server, atas nama klien.
3. Permintaan dikirimkan ke server. Aplikasi server memulai pelaksanaan dari somasi remote.
Mengontrol kembali RPC Runtime server, tapi somasi sisi server tidak lengkap.
4. Server melengkapi somasi.
5. Jawaban dikirimkan kembali klien.
6. Klien beritahu jawaban itu telah datangi.
7. Klien menilpon balik ke dalam RPC Runtime dan menjemput jawaban. Dalam posisi ini,
Async RPC adalah lengkap.
standar OSI (OSI Reference Model)
umum yang sekarang digunakan.
open-system-interconnection (OSI).
Satu fungsi terbesar dari spesifikasi OSI adalah untuk membantu dalam transfer data antara host
yang berbeda
OSI model sangat berarti untuk membantu vendor membuat device network yang bersifat
interoperable.
Standart osi adl standart internasional yang berhubungan dg jaringan,lebih tepatnya pd arsitektur
jaringan tsbt.
Arsitektur jaringan pd standart osi berisi 7 layer/lapisan, yaitu :
a. A-aplication layer.
(layer tertinggi ini pd intinya bertugas melayani interaksi user dg program aplikasi yg sedang
terpakai).
b. p-persentation layer.
(tugasnya menerangkan kpd penerima ttg kompresi text,penyandian data/enkripsi dan bentuk
data yg dikirim.data dpt derbentuk documen,suara atau gambar).
c. se-sesion layer.
(bertugas menyiapkan saluran terminal dan komunikasi dlm rangka persiapan perhubungan antar
terminal.juga mengkoordinasikan proses pengiriman maupun penerimaan).
d. tra-transport layer.
(lapisan ini bertugas menjaga keutuhan data hingga tujuan.juga memastikan data sampai/tdknya
ditujuan).
e. net-network layer.
(berfungsi mengatur rute perjalanan,sehingga kecil kemungkinan utk terjadi kemacetan,apalagi
tabrakan).
f. da-data link layer.
(pd layer ini,data dibungkus dlm satu paket.sehingga data tak kan tercecer secuilpun.layer ini
berfungsi juga utk pendeteksian masalah dlm proses pengiriman)
g. pys-pysical layer.
(lapisan ini mengatur kecocokan pengirim dan penerima data dlm hal mekanik,elektrik
daninterface utk terminal.misal bit bernilai 1 membutuhkan tegangan listrik sekian volt.pd pihak
penerima,layer phisic harus bisa menyesuaikan volt sebuah bit yg dikirim sehingga bit yg diterima sama dg bit yg dikirim).
Transparency
– Menyembunyikan keanekaragaman (heterogeneous) dan tersebarnya sistem sehingga
tampak sebagai satu sistem bagi user.
Kategori Transparency (ISO's Reference Model for ODP)
1. Access
- menyembunyikan penggunaan komunikasi untuk mengakses remote resource sehingga
user beranggapan bahwa semua resource adalah lokal.
Contoh : pemetaan drive menggunakan Samba Server, NFS
2. Location
- user tidak perlu mengetahui lokasi dari remote resources
3. Concurrency
- user tidak peduli keberadaan paralel akses ke remote resource dan inkonsistensi dihindari
dengan menggunakan mekanisme concurrency control.
4. Replication
- menyembunyikan perbedaan-perbedaan antara layanan replicated dan non-replicated.
5. Failure
- menyembunyikan pengaruh partial fail. Hal ini dicapai dengan cara replikasi resources
dan menerapkan mekanisme recovery
6. Migration/Mobility
- Kemampuan untuk melakukan relocate resource secara dinamik tanpa kekuatiran
rekonfigurasi ulang dari user.
7. performance
- meminimalkan tambahan performance dalam menggunakan remote resource, sehingga
response time dan trhoughput sebanding dengan ketika mengakses resource secara lokal.
8. scaling
- Menyembunyikan variasi dalam kelakukan sistem ketika dilakukan perubahan scope atau
skala sistem. Scaling seharusnya tidak memerlukan perubahan besar untuk struktur sistem dan
operasi untuk mengakomodasi perubahan skala tersebut. Skala diukur dalam hal
kecepatan (slow to fast), size (small to large), geograpgical scope (local or remote).
Contoh :
http://www.google.com
– Dimana lokasi fisiknya?
– Tersebar dalam server farm?
• Pengguna HP tetap dapat berkomunikasi tanpa putus walaupun berpindah lokasi
• Akses ke tabel yang sama oleh beberapa user sekaligus Replikasi yahoo web server ke
beberapa lokasi geografis yang lebih dekat dengan user
• User tidak mengetahui kapan data dipindah dari disk ke memori
Selasa, 04 November 2008
Rman to windows
Þ sqlplus rman/rman@RMAN (check -> select * from db;) (note down DBID)
Þ Set oracle_sid for target database
$) ORACLE_SID=LTTEST; export $ORACLE_SID
Þ Shutdown target database
$) shutdown immediate
Þ Run script to take backup
$) rman target=sys/change_on_install@LTTEST catalog rman/rman@RMAN
RMAN> run {
2> allocate channel c1 type disk format ‘/ltbdata5/rman/rman_databkup/bck_%n_%s_%p’;
3> backup database filesperset 3; (backup full database filesperset 3;)
4> release channel c1;
5> }
RMAN> list backup
( above RMAN backup contains full database backup in NOARCHIVELOG mode)
(Following steps must run in RMAN> prompt)
ü Connecting to the target database (e.g. – LTTEST)
e.g. –
RMAN> CONNECT TARGET sys/change_on_install@LTTEST;
(this step should have system privilage)
ü Creating catalog file
e.g. –
RMAN> CONNECT CATALOG /@;
RMAN> CREATE CATALOG TABLESPACE ;
RMAN> exit
Þ Connecting to the target database
e.g. –
$) rman target=sys/change_on_install@LTTEST catalog rman/rman@RMAN
$) register database (use only first time to register target database in catalog)
$) exit
Þ sqlplus rman/rman@RMAN (check -> select * from db;) (note down DBID)
Þ Set oracle_sid for target database
$) ORACLE_SID=LTTEST; export $ORACLE_SID
Þ Shutdown target database
$) shutdown immediate
Þ Run script to take backup
$) rman target=sys/change_on_install@LTTEST catalog rman/rman@RMAN
RMAN> run {
2> allocate channel c1 type disk format ‘/ltbdata5/rman/rman_databkup/bck_%n_%s_%p’;
3> backup database filesperset 3; (backup full database filesperset 3;)
4> release channel c1;
5> }
RMAN> list backup
( above RMAN backup contains full database backup in NOARCHIVELOG mode)
RESTORING A DATABASE TO A PREVIOUS INCARNATION