Minggu, 30 November 2008

Transparency

Transparency
– Menyembunyikan keanekaragaman (heterogeneous) dan tersebarnya sistem sehingga
tampak sebagai satu sistem bagi user.
Kategori Transparency (ISO's Reference Model for ODP)
1. Access
- menyembunyikan penggunaan komunikasi untuk mengakses remote resource sehingga
user beranggapan bahwa semua resource adalah lokal.
Contoh : pemetaan drive menggunakan Samba Server, NFS
2. Location
- user tidak perlu mengetahui lokasi dari remote resources
3. Concurrency
- user tidak peduli keberadaan paralel akses ke remote resource dan inkonsistensi dihindari
dengan menggunakan mekanisme concurrency control.
4. Replication
- menyembunyikan perbedaan-perbedaan antara layanan replicated dan non-replicated.
5. Failure
- menyembunyikan pengaruh partial fail. Hal ini dicapai dengan cara replikasi resources
dan menerapkan mekanisme recovery
6. Migration/Mobility
- Kemampuan untuk melakukan relocate resource secara dinamik tanpa kekuatiran
rekonfigurasi ulang dari user.
7. performance
- meminimalkan tambahan performance dalam menggunakan remote resource, sehingga
response time dan trhoughput sebanding dengan ketika mengakses resource secara lokal.
8. scaling
- Menyembunyikan variasi dalam kelakukan sistem ketika dilakukan perubahan scope atau
skala sistem. Scaling seharusnya tidak memerlukan perubahan besar untuk struktur sistem dan
operasi untuk mengakomodasi perubahan skala tersebut. Skala diukur dalam hal
kecepatan (slow to fast), size (small to large), geograpgical scope (local or remote).
Contoh :
http://www.google.com
– Dimana lokasi fisiknya?
– Tersebar dalam server farm?
• Pengguna HP tetap dapat berkomunikasi tanpa putus walaupun berpindah lokasi
• Akses ke tabel yang sama oleh beberapa user sekaligus Replikasi yahoo web server ke
beberapa lokasi geografis yang lebih dekat dengan user
• User tidak mengetahui kapan data dipindah dari disk ke memori

Tidak ada komentar: